Perbanyak Zikir dan Doa

Dipublikasikan : 26-12-2016 11:40:51

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang membaca tasbih, tahmid, dan takbir setiap selesai salat, masing-masing sebanyak 33 kali, dan kesemuanya berjumlah 99, kemudian digenapkan seratus dengan membaca, Lâ ilâha illallâhu wa?dahu lâ syarîka lahu, lahul mulku wa lahul ?amdu, wa huwa ‘ala kulli syay in qadîr, maka Allah SWT akan mengampuni seluruh dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Imam Muslim)

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang membaca tasbih, tahmid, dan takbir setiap selesai salat, masing-masing sebanyak 33 kali, dan kesemuanya berjumlah 99, kemudian digenapkan seratus dengan membaca, Lâ ilâha illallâhu wa?dahu lâ syarîka lahu, lahul mulku wa lahul ?amdu, wa huwa ‘ala kulli syay in qadîr, maka Allah SWT akan mengampuni seluruh dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Imam Muslim)

 

Saudaraku. Setelah salat, kita seringkali seperti tidak punya waktu mengamalkan zikir seperti di hadis tersebut. Kalau pun berzikir biasanya sangat basa-basi. Padahal, saat kita mengobrol dengan orang lain (manusia) saja tidak begitu. Tapi kepada Allah yang mengampuni dosa sebanyak buih di lautan, justru kita asal-asalan.

 

Bermacam fasilitas untuk ampunan, kemudahan, ketenangan dan keselamatan tidak dilakukan, karena kita merasa sok penting dengan urusan duniawi. Sedangkan hidup kita ini kalau tidak ditolong oleh Allah, sudah pasti pusing dan bermasalah.

 

Misalkan, walaupun pakai rapat sampai jungkir-balik dan berhari-hari, tapi kalau tanpa pertolongan Allah, bisnis yang akan bangkrut tetap bangkrut. Meski mengumpulkan ahli ekonomi, kalau Allah mau membikin tersendat pasti tersendat. Allah yang menentukan. Karena itu jangan sok hebat dengan rapat. Tanpa rida Allah, rapat itu sebagian besarnya hanya menghabiskan konsumsi saja.

 

“Hai orang-orang yang beriman! Zikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang. Dia-lah yang mencurahkan rahmat kasih sayang kepadamu dan para malaikat-Nya memohonkan ampunan untukmu, agar Allah mengeluarkanmu dari kegelapan menuju cahaya. Dan Allah sangat menyayangi orang-orang yang beriman.” (QS. al-A?zâb [33]: 41-43)

 

Ayo, saudaraku. Sepanjang hari kita perbanyak berzikir dengan yakin dan ikhlas, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah saw. Seperti setelah subuh kita baca, “A’ûdzu bi kalimâtillâhi at-tammâti min syarri mâ khalaq,” tiga kali. Meski sederhana tapi efektif.

 

Kalau dibaca dengan yakin dan ikhlas, maka makhluk-makhluk yang ingin berbuat buruk terhadap kita tidak akan mempan. Misalnya copet yang melirik kita jadi dialihkan mendekati orang yang sehabis salat tidak wirid. Ular pun tidak berminat melihat kita. Sebab itu adalah sunnah Rasul, dan seluruh makhluk juga milik Allah SWT.

 

Kemudian, “Bismillâhilladzî lâ yadhurru ma’asmihi syay un fil ardhi wa lâ fissamâi, wa huwa as-samî’ul ‘alîm,” atau juga, “A’ûdzu bi kalimatillâhi at-tammati min ghadhabihi wa syarri ‘ibâdihi wa min hamazâti asy-syayâtîni wa an yahdhurûn.”

 

Kita baca tiga kali setelah subuh, sehingga racun tidak bisa menzalimi. Apalagi kalau sebelum makan ditambah dengan tujuh kurma Rasul, kurma khusus yang namanya Azwah. Racun maupun sihir akan menyingkir. Hal ini bukan karena kehebatan kurmanya, tapi setiap sunnah Rasul itu pasti ada berkahnya.

 

Lalu, sebelum berangkat kita siap menghadapi apa pun ujian yang datang dengan berdoa, “Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi, lâ ?awla wa lâ quwwata illâ billâh.” Mungkin kita sudah tahu doa ini, tapi berapa banyak di antara kita yang saat keluar rumah tidak mengamalkan. Padahal dengan yakin dan ikhlas membaca doa itu, kita langsung ditunjuki, dijaga, dan dicukupi.

 

Begitu juga ketika kita misalnya berada di kendaraan. Bacalah doa, “Sub?ânalladzî sakhkhara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîna wa innâ ila rabbanâ lamunqalibûn.” Lanjutkan dengan “Al-?amdulillâh” dan “Allâhu akbar” masing-masing tiga kali. Lalu doa, “Sub?ânaka innî zhalamtu nafsî faghfirlî, innahu lâ yaghfiru adz-dzunûba illâ anta.”

 

Masih banyak zikir dan doa lainnya yang dicontohkan Rasulullah yang bisa dilihat dalam kitab al-Ma’tsûrât, misalnya. Semua zikir dan doa itu merupakan fasilitas yang disediakan oleh Allah, yang dengannya Allah menjaga, melindungi, menunjuki, memberi kemudahan dan ketenangan. Jadi, kalau fasilitas-fasilitas itu tidak dipakai, sehingga hidup kita melelahkan, tegang dan was-was, maka yang salah adalah kita. Karena tidak ada yang membuat hidup kita sengsara dan menderita, kecuali diri kita sendiri.(*)

Tags : Perbanyak Zikir dan Doa

Layanan Chat

: +62 858-6808-9879
:  
: